Hari ini hujan turun. Entah mengapa? Setiap kali aku melihat hujan, aku selalu merasa seperti aku melihatmu. Hujan selalu terlihat indah menurut ku, hujan juga selalu mampu menyejukkan hati dan perasaanku. Tapi disaat aku mulai menyentuh setiap tetes airhujan, ia menjadi terasa menyakitkan untukku.
Kau sama seperti hujan, kau selalu membuatku merasa bingung. Kau selalu terlihat indah bagiku, kau juga selalu mampu menyejukkan hati dan persaanku. Tapi disaat aku mulai mencoba memilikimu, kau selalu membuatku sakit.
Kau selalu datang dan mengajariku hal baru. Kau mengajari ku bagaimana menciptakan momen-momen indah, kau mengajariku melepaskan semua penatku, kau mengajariku untuk selalu tersenyum walau dihujani berjuta masalah, dan kau mengajariku cara untuk selalu mengingatmu. Tapi mungkin kau lupa, untuk mengajariku bagaimana cara melupakanmu. Hingga pada saatnya tiba, kau pergi meninggalkanku sendiri bersama bayangan dan kenanganmu karna aku tak bisa melupakanmu.
Mengapa kau datang disaat aku merasa sepi? Mengapa kau datang menemani saat aku sendiri? Mengapa kau membuatku merasa nyaman bersamamu? Mengapa kau memberiku dukungan saat aku mulai merasa lelah? Dan mengapa kau pergi?
Mengapa datang jika akhirnya pergi? Mengapa tampak jika akhirnya menghilang? Mengapa menemani jika akhirnya meninggalkan? Mengapa mempertahankan jika akhirnya menyerah? Mengapa menguatkan jika akhirnya merapuhkan? Apa ini bagian dari sekenariomu? Ataukah cinta hanya sebuah rasa yang semu?