Senin, 16 Maret 2015

I love you, But I hate you

        Sungguh!! Kenyataan ini begitu menyesakkan dada. Aku merasa seperti oksigen di paru-paru ku berganti dengan ribuan jarum yang menusuk-menusuk, aku masih tak mengerti dengan semua ini. Tiba-tiba saja airmataku menetes begitu derasnya, namun segera ku hapus.

        Aku selalu merasa sesak di dada saat melihat sosokmu. Ingin sekali rasanya aku berlari menjauh darimu, namun aku tak pernah bisa. Jujur ku akui.. aku tak bisa berlama-lama di dekatmu, karna hal itu kan membuat ku terjatuh kembali. Namun tak dapat ku pungkiri, bahwa aku tak bisa menjauhimu. Saat aku menjauhimu, hanya rasa sakit dan rindu dihati yang meleleh bersama setiap tetes airmata yang menemaniku dalam sepi.

        Ingin rasanya aku berbaur dengan hujan. Menyimpan semua rahasia ku di setiap tetes hujan, membekukan hatiku bersama dinginnya udara, dan meredupkan bayangmu bersama mega yang menghitam.

I love you, but I hate you

Tidak ada komentar:

Posting Komentar